Unsur-Unsur Drama dan Teater serta Pengertiannya

UNSUR-UNSUR DRAMA – Jika Anda bertanya negara apa yang kaya dengan seni, maka jawabannya adalah Indonesia. Memang, seni merupakan salah satu unsur kebudayaan yang mampu berkembang (tumbuh) seiring dengan perkembangan manusia selaku penggubah dan penikmat seni.

[toc]

Kalung Kucing Liontin Bahan Kulit Asli Premium

Unsur-Unsur Drama dan Teater

Beberapa seni yang cukup populer di antaranya adalah seni drama dan teater. Apakah Anda juga tahu mengenai hal ini? Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai seni-seni tersebut, berikut ulasan tentang unsur-unsur drama dan teater serta pengertiannya.

Pengertian Drama

unsur-unsur drama
pixabay.com

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), drama dapat diartikan sebagai sebuah komposisi syair atau prosa yang diharapkan bisa menggambarkan watak melalui tingkah laku dan dialog serta sebagai cerita yang melibatkan konflik dan emosi.

Menurut Tjahyono (1998), drama dapat didefinisikan sebagai salah satu jenis seni yang mengungkapkan perihal kehidupan manusia melalui aksi dan dialog. Sedangkan menurut Shipley (2012), drama adalah sebuah pertunjukan yang melibatkan mimik.

Pengertian Teater

unsur-unsur drama
pixabay.com

Menurut KBBI, teater adalah sebuah gedung atau ruangan besar yang dijadikan sebagai tempat pertunjukan film, sandiwara, seni, atau karya lainnya. Teater juga bisa dimaknai sebagai ruangan besar yang di dalamnya ada deretan kursi untuk peragaan ilmiah.

Sedangkan menurut Kasim Achmad (2006), penggunaan istilah teater saat ini lebih umum digunakan, namun sebelum itu istilah drama lebih dahulu populer. Oleh karena itu, pertunjukan teater di atas panggung bisa juga disebut sebagai pentas drama.

Unsur-Unsur Drama

unsur-unsur drama
pixabay.com

Secara umum, unsur-unsur drama dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu unsur intrinsik (dalam) dan unsur ekstrinsik (luar). Unsur intrinsik adalah unsur yang ada pada struktur drama itu sendiri. Lalu, apa saja yang terdapat dalam unsur intrinsik tersebut?

(1) Tema: sebuah ide pokok yang menjadi landasan cerita suatu drama. (2) Alur: rangkaian peristiwa yang dijalin dengan seksama yang berorientasi pada klimaks. (3) Penokohan: sebuah proses untuk menciptakan watak dari tokoh dalam sebuah drama.

(4) Latar: sebuah kondisi yang digambarkan dalam drama, dan (5) Amanat: sebuah pesan atau unsur yang harus ada dalam drama. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur penyusun drama yang berada  di luar strukturnya, seperti sutradara, penata rias, dan lainnya.

Unsur-Unsur Teater

unsur-unsur drama
pixabay.com

Secara umum, unsur-unsur teater dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu unsur internal dan eksternal. Unsur internal adalah unsur penting dalam pementasan teater karena itu membahas bagaimana alur atau jalannya suatu pementasan teater itu sendiri.

Lalu, apa saja yang terdapat dalam unsur internal suatu teater? Sebagai contoh, naskah, sutradara, aktor, pentas, properti, dan penataan. Sedangkan unsur eksternal adalah unsur yang mengurus semua yang berkaitan dengan kebutuhan dalam sebuah pementasan.

Apa yang terdapat dalam unsur eksternal? Misalnya, kru, staf produksi, desainer, dan manajer kepala. Tidak bisa dibayangkan jika sebuah teater tidak terdapat elemen-elemen tersebut. Dengan begitu, unsur internal dan eksternal adalah dua hal yang sama-sama penting.

Dari penjelasan di atas tentang unsur-unsur drama dan teater beserta pengertiannya, maka dapat disimpulkan bahwa seni drama dan teater adalah dua jenis seni yang hampir sama atau sangat berkaitan erat. Kenapa mereka bisa dikatakan berkaitan erat?

Hal ini tidak terlepas dari orientasi sebuah drama yang mengarah pada senin sastra, seperti puisi, esai, dan peristiwa tentang manusia. Ketika peristiwa itu diangkat ke suatu pentas, maka ia menjadi teater. Oleh karena itu, teater tercipta karena adanya sebuah drama.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.