Memahami Perbedaan Haji dan Umroh Beserta Dalilnya

PERBEDAAN HAJI DAN UMROH – Tidak sedikit di antara masyarakat yang belum memahami betul perbedaan haji dan umrah secara mendetail. Keduanya dianggap sama karena kota tujuannya tidak berbeda, yakni Makkah. Bagaimana cara paling tepat untuk memahami perbedaannya?

Perbedaan Haji dan Umroh

Ada banyak cara untuk memahami perbedaan antara keduanya. Pembahasan di bawah ini tentu akan membuat perbedaan keduanya menjadi jelas.

Pengertian Haji dan Umroh

perbedaan haji dan umroh
pixabay.com

Berdasarkan pengertiannya, haji dan umroh memiliki perbedaan yang cukup krusial. Definisinya bukanlah diambil dari pikiran manusia. Namun berdasarkan korelasi antara fakta yang ada, ilmu bahasa, dan dalil dalam kitab Alqur’an dan As-sunnah.

Secara umum, haji memiliki arti sebagai suatu ibadah yang ditunaikan dengan cara berkunjung ke Baitullah di Makkah. Tentu saja untuk melengkapi rukun Islam kelima sebagai syarat sah seorang muslim untuk menggapai kesempurnaan agama.

Dalil Haji dan Umroh

Sementara pengertian haji menurut dalil dalam Alqur’an terdapat pada Surah Ali Imran ayat 97. Dalam ayat tersebut Allah SWT menyeru bagi setiap muslim untuk berangkat ke Tanah Suci. Namun Allah SWT membatasi khusus bagi yang mampu secara materi.

Kalung Kucing Liontin Bahan Kulit Asli Premium

“Ada tanda yang nyata pada makam Ibrahim a.s bahwa siapa pun yang memasuki Rumah Allah amanlah dia; ibadah haji merupakan kewajiban manusia terhadap Allah bagi yang mampu menempuh perjalanan ke Rumah Allah. Siapa pun yang mengingkari, maka sungguh Allah Maha Kaya dari segala alam.”

Berbeda dengan umroh. Secara umum, umroh berarti ibadah yang dilakukan seseorang dengan berkunjung ke Tanah Suci. Namun sifatnya sebagai pelengkap ibadah lain. Sehingga sangat afdal jika seseorang umroh lebih dari satu kali.

Dalam dalil yang terdapat pada Alqur’an Surah Al-Baqarah ayat 196, umroh juga disebutkan. Allah SWT mengimbau bagi setiap hamba-Nya untuk beribadah umroh karena bisa menyempurnakan ibadah-ibadah lain.

“Sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah SWT. Seandainya kamu terkepung oleh musuh dan sakit, maka sembelihlah binatang qurban yang mudah didapatkan, namun jangan kamu cukur kepalamu sebelum qurban telah sampai di tempat penyembelihan. Seandainya antara kamu ada yang sakit taupun ada yang terganggu kepalanya, maka wajib baginya untuk melakukan fidyah: berpuasalah maupun berqurban. Bila kamu sudah merasa aman, maka kerjakanlah umroh sebelum haji dan sembelihlah qurban yang mudah didapatkan. Namun bila kamu tak menemukan binatang qurban, wajib bagimu berpuasa selama 7 hari seandainya sudah pulang ke tempat asal. Itulah 10 hari yang sempurna. (Perintah tersebut) teruntuk orang-orang yang keluarganya tidak berada di Masjidil Haram dan bukan penduduk kota Makkah. Maka bertakwalah pada Allah SWT dan ingat bahwa siksaan Allah SWT sangat keras.”

Tata Cara Haji dan Umroh

Dari segi tata-caranya, perbedaan haji dan umroh juga sangat kentara. Ibadah haji terbilang lebih lengkap daripada umroh. Dari segi rukunnya, ibadah haji memiliki sejumlah agenda seperti di bawah ini.

  1. Ihram

perbedaan haji dan umroh
aboutislam.net

Secara singkat, ihram memiliki arti niat untuk pergi haji bagi seseorang. Ketika kamu tengah berihram, maka pakaian yang kamu kenakan hanyalah kain tanpa jahitan sama sekali. Pakaian ini bernama miqot.

Sehingga kamu tidak diperkenankan memakai baju yang biasa dipakai di rumah seperti mantel, jaket, kaus, atau mungkin jubah. Kamu juga tidak diperbolehkan pakai penutup kepala seperti topi, misalnya.

Bagi para jemaah wanita juga tidak diperbolehkan memakai sarung tangan maupun penutup wajah ketika berihram. Jadi tidak boleh disamakan antara pakaian laki-laki saat berhaji dengan pakaian yang dipakai oleh wanita.

Terdapat pula sunnah ketika berihram, seperti mandi, mengenakan wewangian, memotong bulu kemaluan dan ketiak, memperpendek kumis, memakai sarung dan kain berwarna putih, mengenakan sandal, dan memotong kuku.

Pelaksanaan ihram dimulai ketika salat sudah ditunaikan. Setelah itu, jemaah haji disarankan untuk banyak-banyak mengucap kalimat talbiyah. Ketentuan ini berlaku untuk semua jemaah haji, baik laki-laki maupun wanita.

  1. Tawaf

perbedaan haji dan umroh
youtube.com

Secara umum, tawaf berarti mengelilingi Kakbah dengan jumlah 7 kali. Pada waktu kamu tengah bertawaf, niatlah untuk tawaf. Kamu juga wajib suci dari hadas. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad kemudian berakhir pula di Hajar Aswad.

  1. Sai

perbedaan haji dan umroh
tripadvisor

Sebagai catatan, sai tidak boleh dilakukan sebelum kamu melakukan tawaf. Jadi semua mesti sistematis. Pada waktu melakukan sai, kamu tidak boleh menyelinginya dengan ibadah apa pun. Fokuskan pikiran dan hati pada sai saja.

Lokasi untuk sai berada di antara bukit Shafa dan Marwah. Seseorang diwajibkan berlari-lari kecil atau berjalan di sana sebanyak 7 kali. Bagi yang tidak mampu berjalan cepat tidak apa-apa kalau mau berjalan pelan-pelan.

  1. Wukuf

perbedaan haji dan umroh
ngumbul.kabpacitan.id

Lokasi wukuf itu di Arafah. Pelaksanaan wukuf dalam haji merupakan agenda yang sangat penting kedudukannya. Seorang wanita yang melakukan wukuf boleh dalam keadaan suci maupun dalam keadaan haid, nifas, maupun junub (setelah bersenggama).

Waktu pelaksanaannya dimulai pada waktu matahari baru tergelincir di arah timur. Tepatnya pada tanggal 9 Zulhijjah hingga tanggal 10 Zulhijjah saat fajar baru menyingsing. Di luar waktu yang sudah ditetapkan itu hukumnya tidak sah.

  1. Mabit di Muzdalifah

perbedaan haji dan umroh
kemenag.go.id

Secara asal bahasanya, mabit berarti bermalam penuh di suatu tempat. Pada agenda kegiatan haji ini, tempat untuk mabit berada di Muzdalifah. Agenda ini dilakukan setelah wukuf di Arafah.

Dari Arafah, jemaah akan berjalan melewati Muzdalifah. Nah, di sanalah kamu bermalam atau menginap sampai fajar terbit. Pastikan keadaanmu baik-baik saja, ya untuk menjamin kelancaran agenda kegiatan ini.

  1. Lempar Jumrah

perbedaan haji dan umroh
kemenag.go.id

Agenda kegiatan melempar jumrah terjadi pada tanggal 10 Zulhijjah. Pada waktu itu, jemaah akan bersama-sama melempar batu kerikil sebagai bentuk perlawanan terhadap setan yang telah dilaknat Allah SWT sejak Nabi Adam a.s belum turun ke dunia.

  1. Mabit di Mina

perbedaan haji dan umroh
threeboysweblog.wordpress com

Bermalam di Mina juga dilakukan oleh Rasulullah SAW saat beliau tengah berhaji. Tanggal untuk pelaksanaan agenda ini terdapat pada hari-hari Tasyrik. Tanggal berapa saja? Tentu saja tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Tepat setelah Hari Raya Idul Adha.

  1. Memendekkan Rambut

perbedaan haji dan umroh
planethajiumrah com

Agenda kegiatan ini dilakukan pada tanggal 10 Zulhijjah. Namun boleh pada waktu sebelum itu. Bagi seorang jemaah laki-laki, maka semua bagian tubuh yang berambut dipendekkan. Sementara untuk perempuan cukup sepanjang ruas jari.

  1. Tawaf Wada’

Tawaf ini merupakan agenda tawaf yang terakhir kalinya. Pelaksanannya baru dilakukan setelah jemaah telah melakukn semua kegiatan dalam Haji. Tepatnya ketika hendak meninggalkan Makkah dan pulang ke asalnya.

Namun ada catatan penting pula untuk menamah pemahamanmu terhadap perbedaan haji dan umroh ini. Dalam agenda tawaf wada’ ini, hanya boleh dilakukan jemaah dalam keadaan suci dan bukan merupakan penduduk asli kota Makkah.

Perbedaan haji dan umroh dari segi pelaksanaan atau rukunnya tidak memiliki banyak perbedaan. Namun dari segi sifat dan hukum yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Haji hukumnya wajib, sementara umroh bersifat sunnah. Sementara dari segi waktu pelaksanaannya, umroh bisa dilakukan kapan saja asal kamu mau. Namun khusus haji, hanya boleh pada bulan Zulhijjah.

Dari segi rukunnya, pelaksanaan haji wajib ada agenda kegiatan ihram, tawaf, sai, wukuf di Arafah, mabit di Mina, dan tahalul (melempar jumrah dan bercukur). Sementara pada umroh, hanya ada agenda seperti ihram, tawaf, sai dan tahalul saja.

Biaya Haji dan Umroh

Dari tahun ke tahun, biaya haji dan umroh menjadi topik yang selalu ditelusuri oleh para calon jemaah. Sebab memang untuk berangkat ke Tanah Suci tidak semurah berangkat ke masjid paling agung di Indonesia.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI nomor 8 tahun 2017, biaya untuk pergi haji pada masing-masing embarkasi di daerah-daerah terdapat perbedaan. Agar lebih lengkap, bisa kamu simak tabel berikut ini.

Embarkasi Biaya Haji
Aceh Rp. 31.040.900,00
Medan Rp. 31.707.400,00
Batam Rp. 32.125.650,00
Padang Rp. 32.840.450,00
Palembang Rp. 32.958.750,00
Jakarta Rp. 34.306.780,00
Solo Rp. 35.664.700,00
Surabaya Rp. 35.666.250,00
Banjarmasin Rp. 37.705.900,00
Balikpapan Rp. 38.039.150,00
Makassar     Rp. 38.972.250,00
Lombok     Rp. 38.239.100,00

 

Biaya haji di atas belum termasuk biaya lain-lain terkait pemondokan setelah sampai di Makkah. Untuk keperluan lain-lain seperti souvenir dan oleh-oleh tentu saja ada budget tersendiri yang mesti kamu persiapkan sedini mungkin.

Sementara biaya untuk berangkat umroh tergolong lebih murah. Bisa saja sampai separuh dari biaya haji. Selain itu, kini banyak sekali pihak-pihak yang menghadiahkan umroh gratis dalam sebuah event tertentu.

Jadi perbedaan haji dan umroh dari segi biayanya juga sangat mencolok. Bagi kamu yang mau naik haji tentunya harus menabung dulu. Sebelum kamu memutuskan buka tabungan haji untuk Ongkos Naik Haji (ONH), pertimbangkan hal-hal ini dulu.

  1. Pilih Jenis ONH sesuai Seleramu

Ada dua jenis ONH yang populer. Pertama, bernama ONH Reguler. Kedua, ONH Plus. Secara perhitungan kasar, biaya untuk ONH Plus lebih mahal dari Reguler. Soalnya segala kebutuhan selama di Tanah suci sudah ada yang menanggungnya.

  1. Periksa Biaya Terlebih Dahulu

Seperti yang disinggung dalam tabel di atas, ada perbedaan biaya antar embarkasi suatu wilayah. Dari tahun ke tahun memang hampir selalu mengalami perubahan. Paling tidak pada nilai digit belakangnya. Jadi pantau per tahun biayanya, ya.

  1. Memilih Bank

Seperti yang banyak diketahui bahwa tidak semua bank menjalankan program tabungan haji. Kalau bisa, pilih yang ada tunjangan hajinya biar kamu lebih enteng saat menjalankan haji ke Tanah Suci. Pilih pula yang terbukti terpercaya bertahun-tahun.

  1. Penetapan Setoran

Persiapkan dirimu dalam hal setoran tiap bulan, ya. Kan tidak mungkin kalau menabung tanpa menganggarkan biaya untuk menyetor tiap bulan. Bijak-bijaklah dalam menggunakan uang, ya. Biar setoran tidak telat dan program naik haji pun lancar.

Sebelum kamu berangkat haji maupun umroh, pastikan badanmu sehat. Soalnya perjalanan haji tidak sebentar. Waktu haji paling inti itu memang sebanyak 7 hari saja. Tetapi bagi yang ikut ONH bisa sampai satu bulan lebih.

Oleh karena itu, terapkan pola hidup sehat semaksimal mungkin. Jangan lupa pula sering-sering hindari hal-hal yang bisa memicu stres pada otak. Olahraga ringan setiap pagi juga bagus buatmu untuk memastikan aktivitas haji di Makkah berjalan lancar.


Kira-kira demikian perbedaan haji dan umroh yang perlu kamu pahami. Pengetahuan ini penting sekali, meskipun barangkali kamu belum bisa berangka dalam waktu dekat. Biar tidak terjadi lagi kesalahpahaman seperti yang terjadi di masyarakat. Ada baiknya kamu juga perlu tahu tata cara ibadah lain dengan baik dan benar, seperti tata cara shalat dhuha di situs Sebentar Saja.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.