Jual Tanah Merah Untuk Urug, Taman, Tanah | Khusus Banjarmasin

Jual Tanah Merah – Kebutuhan akan rumah merupakan salah satu yang paling pokok untuk manusia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka akan semakin tinggi pula kebutuhan akan perumahan.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan jumlah tanah yang semakin lama akan semakin berkurang akibat pembukaan lahan untuk kebutuhan perumahan itu sendiri.

Pembangunan perumahan umumnya bisa dilakukan tanpa melalui proses pengurugan menggunakan tanah merah jika tanah yang digunakan memang sudah ideal untuk hal tersebut. Namun jika tidak ideal, maka pengurugan tanah merah tentu tidak bisa tidak dilakukan.

Oleh sebab itu, jika kamu ingin membangun rumah ketahui terlebih dahulu keadaan dan kondisi tanah yang akan dipakai.

Jika ternyata diperlukan pengurugan maka ada baiknya kamu mengetahui apa saja jenis tanah yang umum dipakai untuk pengurugan. Berikut ini adalah pemaparannya secara sederhana.

Informasi & Pemesanan

Silakan hubungi Customer Service kami di bawah ini

Klik WhatsApp 0895 7004 49869 (khusus daerah Banjarmasin, KalSel)

Jenis-jenis Tanah Urug yang Baik

Jual tanah merah/tanah urug

Prinsipnya, proses urugan tanah dilakukan dengan menimbun sejumlah tanah dari satu tempat ke tempat lainnya yang nanti akan diurug.

Tempat yang diurug tersebut nantinya akan memiliki bentuk serta tinggi yang sesuai dengan keinginan.

Tapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua jenistanah cocok digunakan untuk mengurug suatu tempat. Tanah urugan tersebut haruslah memenuhi syarat-syarat tertentu, yakni sebagai berikut:

  • Tekstur tanah cenderung remah
  • Struktur tanah berbentuk butiran
  • Harus bebas dari kandungan humus
  • Tidak berupa lumpur
  • Harus bersih dari sampah
  • Tidak mengandung batu yang berdiameter lebih dari 10 cm

Beruntungnya, sekarang ini sudah dikenali berbagai jenis tanah yang sudah terbukti bagus untuk proses pengurugan suatu tempat. Artinya tanah tersebut mampu menopang konstruksi bangunan dan juga bersifat lebih stabil.

Lalu, apa sajakah jenis-jenis tanah yang ideal digunakan untuk mendukung proses pengurugan? Berikut ulasannya.

1. Tanah Merah

Jual tanah merah/tanah urug

Tanah merah (laterit) ialah tanah yang memiliki warna coklat kemerah-merahan. Tanah ini umumnya terbentuk di lingkungan yang lembab, dingin, dan tergenangi air.

Sifat dari tanah ini adalah mudahmenyerap air, mempunyai profil tanah yang dalam, terkandung bahan organik yang sedang, mempunyai kadar pH yang netral hingga asam, serta mempunyai kandungan alumunium dan zat besi.

Tanah merah mempunyai tekstur yang cukup padat dan kokoh. Tanah jenis bisa banyak ditemukan di daerah pantai hingga pegunungan tinggi, dan juga menyebar di sebagian besar lahan di Indonesia.

Selain digunakan untuk urugan tanah pada proyek pembangunan, tanah merah juga umum dipakai untuk membentuk lahan perkebunan.

2. Tanah Padas

Jual tanah merah/tanah urug

Tanah padas ialah tanah yang memiliki tingkat kepadatan yang sangat tinggi. Strukturnya terdiri dari lapukan batuan induk dengan kandungan organik tanah yang lumayan rendah bahkan hampir tak ada sama sekali.

Hal ini disebabkan mineral yang terkandung di dalam tanah tersebut sudah dikeluarkan oleh air yang berada di bagian atasnya.

Tanah padas memiliki sifat atau karakteristik tekstur yang sangat kokoh namun sulit menyerap air. Oleh sebab itu, sangat jarang sekali orang yang mau menggunakan tanah ini untuk sektor pertanian.

Kebanyakan tanah padas digunakan sebagai pondasi infrastruktur bangunan berukuran besar contohnya gedung-gedung bertingkat. Tanah padas dapat ditemukan di hampir seluruh lahan di Indonesia.

3. Tanah Semi Padas

Jual tanah merah/tanah urug

Tanah semi padas (dikenal juga dengan sebutan tanah liat) ialah tanah yang terbentuk dari gabungan antara batuan kapur dan pasir. Faktor utama yang mempengaruhi pembentukan tanah ini ialah hujan yang terjadi secara tak merata sepanjang tahun.

Dapat dikatakan bahwa tanah semi padas ibarat seperti campuran tanah merah dan tanah padas sehingga sifat dan karakteristiknya pun seperti perpaduan antarkeduanya.

Tanah semi padas mempunyai tingkat kesuburan yang lumayan baik sehingga cukup layak dimanfaatkan untuk keperluan bercocok tanam.

Dan juga tanah liat umum digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan dan material bangunan misalnya batubata dan genteng. Tanah ini umumnya banyak ditemukan di lereng pegunungan dan dataran rendah.

Informasi & Pemesanan

Silakan hubungi Customer Service kami di bawah ini

Klik WhatsApp 0895 7004 49869 (khusus daerah Banjarmasin, KalSel)

Syarat-syarat Urugan Tanah yang Baik

Jual tanah merah/tanah urugMengingat pekerjaan pengurugan ini cukup menguras banyak tenaga, maka seringkali pengurugan dilakukan dengan menggunakan bantuan alat-alat berat seperti exavator, loader, dan truck dump.

Exavator umumnya digunakan jika area pengambilan tanah mempunyai ketinggian yang lebih dari 10 meter sehingga jangkauannya lebih panjang.

Sementara untuk loader lebih tepat digunakan jika area pengambilan tanah memiliki ketinggian kurang dari 10 meter sehingga dapat bergerak dengan lebih cepat.

Sementara itu, truck dump digunakan untuk memindahkan tanah dari area pengambilan ke lokasi pengurugan, dengan spesifikasi sesuai dengan banyaknya tanah yang akan diangkat serta keadaaanjalan yang akan dilalui.

Pekerjaan pengurugan tanah dapat dikatakan berjalan dengan baik jika memenuhi beberapa persyaratan berikut, yaitu:

1. Pemeriksaan Terhadap Situasi dan Kondisi Tanah

Sebelum proses pengurugan tanah dilaksanakan, kontraktor wajib meneliti terlebih dahulu tentang situasi dan kondisi area.

Khususnya mengenai keadaan tanah, sifat dan luas pekerjaan, serta faktor-faktor lain terkait pengurugan tersebut. Hal ini akan membantu dalam memastikan ketepatan tanah yang dipakai dan memperlancar tawar-menawar harga.

2. Pengukuran Tanah Berdasarkan Rencana Gambar

Pengukuran tanah dimaksudkan untuk membuat garis besar pelaksanaan dan pegangan bagi kontraktor. Pengukuran memanfaatkan alat bantu berupa waterpass, theodolit, prisma, dan lain-lain.

Satuan yang dipakai adalah cm dan m. Titik duga level ditentukan 40 cm dari permukaan tanah aman setelah direncanakan.

Titik duga ini selanjutnya ditandai dengan palang kayu berukuran 2 m dilengkapi penampang 5 x 5 cm dan beton bertulang berukuran 15 x 15 cm.

3. Persiapan Tahap Awal Proyek

Persiapan dilakukan dengan memasang papan nama proyek sesuai standarisasi. Bila memakai jalan umum untuk pengangkutan tanah harus mendapatkan izin dari kementrian terkait. Area proyek juga harus dibersihkan dari hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya pekerjaan.

4. Persiapan Pekerjaan dan Alat Bantu Kerja

Persiapan pertamakali dikerjakan dengan meratakan tanah. Selanjutnya tanah tersebut dibuat jalur, saluran air, dan dibentuk sesuai gambar rencana.

Antar-pekerja juga wajib melakukan koordinasi dengan baik supaya pekerjaan proyek menjadi lebih efektif. Berikutnya dilakukan penelitian tanah pada titik-titik yang diperlukan untuk selanjutnya dituliskan dalam laporan.

5. Persyaratan Bahan Baku Tanah yang Baik

Untuk urugan, tanah yang digunakan harus bebas dari humus, sampah, akar, kotoran, dan batu berukuran lebih dari 10 cm. Tanah urug ini bisa diperoleh dari lokasi di sekitar proyek atau di luar wilayah asalkan memenuhi persyaratan tadi.

Disarankan untuk memilih tanah yang struktunya berbutir-butir agar lebih kuat. Biasanya tanah yang digunakan untuk urugan berasal dari jenis tanah merah, tanah padas, dan tanah semi-padas.

Jual Tanah Merah Untuk Urug, Taman, atau Tanaman

Jual tanah merah/tanah urug

Kami melayani penjualan tanah merah untuk keperluan urug, pembuatan taman, atau untuk menanam tanaman Anda.

Pelayanan kami untuk saat ini sudah menggapai kota-kota besar di wilayah Kalimantan seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya.

Terbuka peluang kerjasama bagi Perusahaan Supplier / Developer/ Kontraktor/ Real Estate/ Industri Semen / Industri Keramik, dan lain sebagainya.

Informasi & Pemesanan

Silakan hubungi Customer Service kami di bawah ini

Klik WhatsApp 0895 7004 49869 (khusus daerah Banjarmasin, KalSel)