Ciri-ciri Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit [Lengkap]

Ciri-ciri Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit – Kamu pernah melihat seseorang yang menggunakan alat setrum listrik untuk menangkap ikan? Jika iya, apakah pernah terlintas di pikiranmu kenapa ikan-ikan tersebut tiba-tiba mati ketika alat setrum dicelupkan ke listrik? Bukankah selama ini yang kamu tahu bahwa penghantar listrik itu selalu berupa sebuah logam?

Nah, untuk menjawab rasa penasaran kamu Ciriciri.ID akan membahas dua ciri-ciri larutan yakni larutan elektrolit dan non-elektrolit. Apakah saja ciri-ciri tersebut? Baca dengan seksama ya.

Pengertian Larutan

https://annemezia18.files.wordpress.com

Sebelum beranjak ke ciri-ciri larutan, kamu harus paham terlebih dahulu apa pengertian larutan. Larutan ialah campuran homogen antara zat terlarut dan zat pelarut. Arti homogen disini artinya ialah tidak ada kecenderungan zat-zat tersebut terkonsentrasi di bagian tertentu akan tetapi menyebar rata ke seluruh campuran.

Dalam sebuah larutan, jumlah zat pelarut lebih banyak dari zat terlarut. Sifat kimia zat yang dicampurkan ke dalam sebuah larutan tidak mengalami perubahan. Sebutan lain untuk zat terlarut ialah solute, sedangankan zat pelarut disebut juga solvent.

Salah satu zat pelarut yang banyak digunakan ialah air sehingga disebut sebagai zat pelarut universal. Untuk mempermudah pemahaman kita ambil contoh larutan misalnya sirup. Di dalam sirup, jumlah air tentu jauh lebih banyak dibanding gula. Jadi, sirup merupakan larutan yang terdiri dari air sebagai solvent dan gula sebagai solute.

Larutan juga berlaku pada benda berupa padatan atau gas. Contohnya udara di atmosfer merupakan larutan sistem gas yang pelarut dan terlarut berwujud gas atau logam kuningan yang merupakan larutan sistem padatan antara seng dan tembaga.

Ciri-ciri Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Sekarang kita akan membahas ciri-ciri larutan elektrolit dan nonelektrolit. Dari pengertian larutan elektrolit sendiri kamu sudah bisa mengenali ciri-cirinya yaitu larutan yang mampu menghantarkan listirik sedangkan larutan non elektrolit sebaliknya, tak mampu menghantarkan listirik.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa melihat ciri-ciri keduanya di tabel berikut ini.

bahasapedia.com

Untuk lebih memahami ciri-ciri yang lain, bacalah pembahasan berikut ini dengan seksama.

Para ilmuwan kelistrikan menyatakan bahwa tidak hanya logam yang ternyata mampu menghantarkan arus listrik, akan tetapi larutan tertentu pun juga dapat melakukannya. Pada tahun 1884, Arrhennius berhasil menyelidiki tentang hal tersebut dan berhasil membuktikan bahwa larutan mampu menghantarkan listrik.

FYI: Kemampuan larutan untuk menghantarkan arus listrik disebut daya hantar listrik larutan.

Untuk bisa lebih memahami tentang daya hantar berbagai jenis larutan, kamu bisa melakukan percobaan sederhana menggunakan sebuah alat uji elektrolit/electrolit tester yang bisa kamu rangkai sendiri.

Dari hasil percobaan tersebut, kamu akan mengetahui bahwa larutan yang mampu menghantarkan listrik akan membuat lampu menyala dan menghasilkan gelembung gas dan sebaliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.