Penyebab Utama dan Cara Menghilangkan Ketombe yang Membandel Paling Efektif

CARA MENGHILANGKAN KETOMBE – Bagi orang awam, mereka menganggap penyebab ketombe muncul hanya karena rambut bermasalah. Jika ditilik dari faktanya, pendapat itu tidak tepat.

Ketombe itu ditandai oleh kulit kepala yang mengalami flakes (mengelupas atau menyerpih). Akibat dari aktivitas menggaruk, serpihan demi serpihan menempel ke tubuh rambut.

Apabila tidak segera mencari tahu cara menghilangkan ketombe yang membandel, bisa fatal. Penyebab secara umum, ketombe dikarenakan kondisi tubuh yang tidak sehat. Namun akan seringkali muncul pada orang yang tidak mencuci maupun menyikati rambutnya.

Apabila Anda saat ini tengah mengalami ketombean, perhatikan terlebih dahulu penyebab utamanya apa saja. Baru kemudian menyikapinya dengan baik.

Selain ketombe, ada beberapa cara menghilangkan flek hitam bagi kamu yang sedang mengalami hal tersebut. Yuk, baca artikel kami sebelumnya.

Kalung Kucing Liontin Bahan Kulit Asli Premium

[toc]

Penyebab Utama Munculnya Ketombe

Setidaknya ada 8 penyebab utama yang memungkinkan terjadinya masalah ketombe. Simak informasinya.

  1. Radang Kulit

Orang yang menderita radang kulit akan mudah mengalami iritasi. Kulit juga akan mudah mengeluarkan minyak. Kemudahan-kemudahan destruktif ini justru bisa menumbuh-kembangkan produktivitas ketombe nantinya.

Kulit yang terkena radang warnanya akan berubah jadi kemerahan, berlemak, kemudian menyerpih dengan warna putih maupun kekuningan.

Sel kulit mati akan tercampur dengan minyak. Momen ini juga akan mengakibatkan kulit kepala rentan terluka dan tersobek. Tak ayal pun garukan demi garukan mudah sekali mendarat.

Ketombe yang muncul jadi lebih berlimpah. Jadi sebaiknya Anda fokus pada penanganan masalah kulit kepala saja, bukan rambutnya. Ini akan memberi proteksi yang lebih baik.

  1. Penyikatan Rambut Kurang

Rambut yang kurang disikat juga bisa berpotensi muncul ketombe. Pernahkah Anda menghitung berapa jumlah rambut yang ada di kepala? Tentu saja sangat banyak, hampir tak terhitung.

Potensi debu dan kuman menempel di sela-sela rambut juga lebih sering terjadi. Ketika Anda menyikat rambut, secara langsung kulit kepala juga tersikat.

  1. Kulit Kering

Orang yang kulit kepalanya kering juga berpotensi menghadirkan ketombe. Kombinasi antara udara dingin dan panas berlebih bisa berdampak pada gatal dan juga pengelupasan pada kulit.

Kelembapan kulit kepala sangat perlu dijaga. Tidak terlalu kering, juga tidak terlalu berminyak. Rambut yang tumbuh pun jadi lebih sehat.

  1. Pemakaian Sampo Overdosis

cara menghilangkan ketombe
ae01.alicdn.com

Banyak orang mengira, jarang sampoan bisa bikin rambut mudah berminyak dan ketombean. Mereka lupa kalau cara menghilangkan ketombe sebenarnya tidak begitu.

Pemakaian sampo yang overdosis bisa bikin rambut memerah, iritasi, dan kulit kepala mudah terluka. Di sinilah pentingnya bikin jadwal kapan mau sampoan, dan berapa lama jedanya.

  1. Kesehatan Urat Syaraf Terganggu

Banyak ahli berpendapat kalau penyakit neurologis mampu menyebabkan ketombe jauh lebih banyak. Sebuah studi kasus mengungkap bahwa 83% penderita HIV mengalami masalah kerontokan rambut.

Hal ini setara dengan apa yang dialami oleh penderita strok dan hepatitis. Sistem imun tubuh pada masa-masa itu mengalami penurunan tingkat akut.

  1. Diet

cara menghilangkan ketombe
pixabay.com

Siapa sangka diet atau mengurangi jatah makanan juga jadi sebab adanya ketombe. Seseorang yang tengah melaksanakan program diet, maka secara langsung kebutuhan nutrisi dalam tubuh pun berkurang.

Oleh karena itu, pada masa diet, Anda wajib tidak mengonsumsi makanan yang mengandung zink, vitamin B, dan makanan yang bisa bikin badan gemuk.

  1. Stres

Stres merupakan penyakit mental akibat aktivitas otak berlebihan memikirkan hal-hal tidak menyenangkan. Seseorang yang stres juga berpengaruh pada kondisi badan.

Tidak terkecuali kulit yang membungkus otaknya. Pikiran gelisah yang berlebihan bisa bikin kulit kepala lebih sensitif. Serangan ketombe jadi mudah dilancarkan.

  1. Efek Usia Lanjut

cara menghilangkan ketombe
ummi-online.com

Efek ini paling sering dialami oleh laki-laki yang lanjut usia daripada perempuan. Ketika seseorang menua, banyak sel-sel penting dalam tubuh ikut menua. Akhirnya mati.

Apabila kulit kepala terserang kuman dan bakteri, perlindungan minim tentu sangat berisiko. Jadi, sebaik mungkin rawat dengan cara rutin mencuci pakai sampo sesuai penjadwalan.

Cara Menghilangkan Ketombe yang Paling Efektif

Setelah tahu penyebab munculnya ketombe, mari kita memasuki ruang perawatan. Sayang kan, kalau ada sebab, maka jauh lebih baik apabila disertai solusi.

Bagaimana cara merawat rambut yang terkena ketombe, bagaimana cara mencegah munculnya ketombe dan bagaimana cara menghilangkan ketombe. Tiga masalah itu akan kita bahas pada poin-poin berikut ini.

  1. Penjadwalan Pakai Sampo

Sudah sedikit kita singgung di atas, kalau jadwal pemakaian sampo itu amat penting. Proses ini memang bisa mengurangi risiko perkembangan ketombe, tetapi bukan berarti bisa memulihkan seutuhnya.

Sebelum menggunakan sampo, jauh lebih baik bersihkan sisi kulit atau hasil kelupasan kulit terlebih dahulu. Ini agar pemakaian sampo lebih efektif.

  1. Tinjau Kembali Bahan Samponya

cara menghilangkan ketombe
tresemme.com

Sampo pelindung ketombe dan jamur biasanya memiliki komposisi bahan tertentu. Pertama, ketoconazole (anti jamur). Kedua, selenium sulfide (untuk mengurangi pertumbuhan minyak). Ketiga, zinc pyrithione (memperlambat fermentasi). Keempat, coal tar (anti jamur). Kelima, salicylic acids (pengendali sel kulit). Keenam, tea-tree oil (anti jamur).

Kenali bahan-bahan pembuat sampo, maka Anda rambut dan kulit kepala lebih aman. Kebanyakan sampo kelas rendah, efeknya hanya bertahan kurang dari 5 menit.

Ada pula sampo yang tak cocok dengan kulit kepala. Sebabnya tentu karena dari bahan-bahan penopang yang tidak diperhatikan. Cara menghilangkan ketombe ini bisa langsung Anda terapkan sehari-hari.

  1. Konsultasikan ke Dokter

cara menghilangkan ketombe
pixabay.com

Menyisihkan ruang agenda harian untuk menemui dokter gara-gara ketombe bukan hal yang memalukan, kok. Demi kesehatan kulit kepala dan rambut Anda, kenapa tidak?

Apa yang harus dikonsultasikan? Untuk rekomendasi, lebih baik Anda tanyakan soal; rambut memerah, kulit bengkak, soal eksema dan psoriasis (penyakit kulit), dan penyakit kulit lain.

  1. Ketombe pada Bayi

Topi atau penutup kepala pada bayi juga sebaiknya diperhatikan. Bayi dan anak kecil yang terkena ketombe biasanya lebih dikarenakan topinya.

Efeknya akan mudah tampak begitu baru beberapa pekan atau bulan, ia sudah dipakaikan topi oleh mamanya. Rutin-rutinlah memberi sampo yang mencakup baby oil agar bisa mencegah pertumbuhan ketombe pada bayi.

  1. Konsumsi Teh Hijau

cara menghilangkan ketombe
pixabay.com

Beberapa ahli menemukan alternatif baru bagaimana cara menghilangkan ketombe maupun cara mencegahnya. Yakni dengan konsumsi minuman teh hijau.

Formulasi yang ada pada teh hijau bisa menjadi dinding kokoh apabila kuman dan bakteri menyerang. Teh hijau juga bisa membantu pertumbuhan sel penting dan mengurangi stres.

“Apa yang ditanam, itu pula yang dituai.” Apabila Anda tidak peduli terhadap proses cara menghilangkan ketombe, maka yang akan Anda dapatkan tentu saja produktivitas ketombe meningkat.

Padahal, ketika fase perkembangan ketombe semakin serius, penanganan jadi semakin sulit dilakukan. Butuh upaya lebih agar kulit kepala dan rambut kembali seperti semula.

Lagi pula, apakah Anda akan tahan dengan kondisi kulit kepala gatal sehari-hari? Padahal masih banyak aktivitas yang membutuhkan kinerja pikiran. Jika perhatian terhadap cara menghilangkan ketombe tidak ada, potensi stres berlebih bisa saja terjadi.

Ada pepatah yang cukup populer dan ampuh, “Lebih baik mencegah daripada mengobati.” Pepatah ini bisa Anda terapkan demi kesehatan tubuh secara menyeluruh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.